DARI RUANG KELAS KE RUANG PUBLIK: KAMPANYE EDUKASI KEDAMAIAN BERBASIS BUKTI.
Abstract
Sementara pendidikan kedamaian seringkali terbatas pada lingkungan formal, memperluas dampaknya ke ruang publik melalui kampanye edukasi berbasis bukti sangat penting untuk menumbuhkan budaya kedamaian yang lebih luas. Namun, merancang kampanye yang efektif yang beresonansi dengan audiens yang beragam dan mendorong perubahan perilaku tetap menjadi tantangan. Penelitian ini menganalisis desain, implementasi, dan dampak kampanye edukasi kedamaian berbasis bukti yang bertujuan untuk mengurangi kekerasan komunal di tiga kota yang berbeda. Metode penelitian melibatkan analisis konten materi kampanye, survei opini publik sebelum dan sesudah kampanye, dan wawancara dengan pemangku kepentingan utama dan anggota komunitas. Kampanye ini dirancang berdasarkan prinsip-prinsip psikologi sosial dan komunikasi persuasif, memanfaatkan berbagai saluran media (misalnya, radio, poster, acara komunitas). Hasil menunjukkan bahwa kampanye yang paling efektif adalah yang menggunakan narasi positif, menekankan nilai-nilai bersama, dan melibatkan pemimpin komunitas dan influencer lokal. Kampanye yang berhasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam sikap prososial, pengurangan stereotip, dan peningkatan niat untuk terlibat dalam perilaku damai. Pembahasan menyoroti bahwa kampanye edukasi kedamaian yang berhasil harus didasarkan pada pemahaman yang mendalam tentang konteks lokal, menargetkan pemicu konflik yang mendasari, dan menggunakan bahasa dan citra yang inklusif. Makalah ini menyimpulkan bahwa transisi dari pembelajaran formal ke ruang publik membutuhkan pendekatan strategis dan terbukti, mengubah pendidikan kedamaian dari konsep akademik menjadi gerakan sosial yang mempromosikan koeksistensi damai di tingkat masyarakat, sehingga memperkuat pembelajaran sosial secara kolektif.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













