STUDI KASUS KEBERHASILAN PROGRAM PENDIDIKAN KEDAMAIAN PASCA-KONFLIK.
Abstract
Periode pasca-konflik menghadirkan peluang unik namun rentan untuk membangun fondasi perdamaian yang berkelanjutan melalui pendidikan. Mengidentifikasi faktor-faktor keberhasilan dalam program pendidikan kedamaian yang dilaksanakan di lingkungan ini sangat penting untuk menginformasikan upaya di masa depan. Studi ini menyajikan analisis mendalam tentang studi kasus keberhasilan program pendidikan kedamaian di negara pasca-konflik. Studi ini berfokus pada satu program yang diakui secara luas di Sierra Leone setelah perang saudara, menganalisis desain, implementasi, dan hasilnya. Metode penelitian meliputi tinjauan dokumen program, wawancara dengan peserta program (termasuk mantan kombatan dan penyintas), fasilitator, dan pembuat kebijakan, serta observasi di lapangan. Temuan menunjukkan bahwa keberhasilan program ini didasarkan pada pendekatannya yang holistik, yang tidak hanya berfokus pada transfer pengetahuan tetapi juga pada penyembuhan trauma, pembangunan keterampilan resolusi konflik, dan promosi dialog antar-kelompok. Integrasi seni, olahraga, dan kegiatan berbasis komunitas terbukti sangat efektif dalam membangun kepercayaan dan menumbuhkan kohesi sosial. Pembahasan menyoroti bahwa faktor-faktor kunci keberhasilan meliputi kepemilikan lokal, dukungan berkelanjutan dari pemangku kepentingan internasional, fleksibilitas untuk beradaptasi dengan kebutuhan yang berkembang, dan fokus pada pembangunan kapasitas jangka panjang. Studi ini menyimpulkan bahwa program pendidikan kedamaian di lingkungan pasca-konflik dapat secara signifikan berkontribusi pada rekonsiliasi dan pembangunan perdamaian yang berkelanjutan ketika mereka komprehensif, peka terhadap konteks, dan memberdayakan individu dan komunitas untuk mengambil peran aktif dalam proses penyembuhan dan transformasi, memfasilitasi pembelajaran sosial yang mendalam.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













