PENDIDIKAN KEDAMAIAN UNTUK PENCEGAHAN EKSTREMISME KEKERASAN: PENDEKATAN HOLISTIK.
Abstract
Ekstremisme kekerasan merupakan ancaman global yang kompleks, yang seringkali berakar pada marginalisasi, keluhan, dan narasi ideologis. Pendidikan kedamaian telah diakui sebagai alat penting untuk pencegahan, tetapi efektivitasnya dalam konteks ini bergantung pada pendekatan holistik yang mengatasi berbagai faktor pendorong. Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana pendidikan kedamaian dapat secara efektif berkontribusi pada pencegahan ekstremisme kekerasan melalui pendekatan holistik. Studi ini menggunakan tinjauan sistematis terhadap program pendidikan perdamaian yang bertujuan untuk mencegah radikalisasi di berbagai wilayah. Penelitian ini menganalisis komponen kunci, metodologi, dan hasil yang dilaporkan. Temuan menunjukkan bahwa pendekatan holistik melampaui penyampaian informasi semata, berfokus pada penanaman keterampilan berpikir kritis, ketahanan emosional, identitas inklusif, dan keterampilan resolusi konflik tanpa kekerasan. Program yang berhasil seringkali melibatkan pengembangan keterampilan hidup, pembinaan kewarganegaraan aktif, dan promosi dialog antar-kelompok. Pembahasan menyoroti bahwa pendidikan kedamaian untuk pencegahan ekstremisme kekerasan harus peka terhadap konteks, mengatasi keluhan lokal, dan melibatkan pemuda, keluarga, dan komunitas secara luas. Penting untuk menciptakan ruang yang aman bagi diskusi tentang ideologi yang memecah belah dan untuk menawarkan narasi alternatif yang positif. Makalah ini menyimpulkan bahwa pendidikan kedamaian, sebagai bagian integral dari strategi pencegahan ekstremisme kekerasan yang komprehensif, dapat memberdayakan individu untuk menolak ideologi kekerasan dan untuk secara aktif mempromosikan perdamaian, dengan menumbuhkan pemahaman, toleransi, dan komitmen terhadap nilai-nilai demokrasi dan hak asasi manusia.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













