GENDER DAN KEDAMAIAN: MEMPERKUAT PERSPEKTIF FEMINIS DALAM PEMBELAJARAN SOSIAL.

Autor(s): Jumadi Jumadi

Abstract

Meskipun ada pengakuan yang berkembang tentang peran gender dalam konflik dan pembangunan perdamaian, perspektif feminis seringkali kurang terwakili dalam kurikulum dan praktik pembelajaran sosial kedamaian. Pendekatan yang netral gender dapat mengabaikan dinamika kekuasaan yang mendasari dan pengalaman unik perempuan, anak perempuan, dan individu gender minoritas dalam konflik dan pembangunan perdamaian. Penelitian ini bertujuan untuk memperkuat perspektif feminis dalam pembelajaran sosial kedamaian. Studi ini menggunakan tinjauan literatur kritis dan analisis kasus dari program pendidikan perdamaian yang secara eksplisit mengintegrasikan lensa gender. Penelitian ini mengkaji bagaimana isu-isu seperti kekerasan berbasis gender, partisipasi perempuan dalam negosiasi perdamaian, dan dampak konflik yang berbeda pada gender dapat diintegrasikan ke dalam pedagogi. Temuan menunjukkan bahwa mengadopsi perspektif feminis memperkaya pembelajaran sosial kedamaian dengan mengungkap akar penyebab konflik yang terkait dengan ketidaksetaraan gender, menyoroti kontribusi yang sering tidak terlihat dari perempuan dalam pembangunan perdamaian, dan mempromosikan pendekatan yang lebih inklusif dan transformatif terhadap perdamaian. Pembahasan menyoroti perlunya menantang norma-norma gender yang berbahaya, mempromosikan kepemimpinan perempuan, dan memastikan bahwa pendidikan perdamaian peka terhadap pengalaman gender yang beragam. Makalah ini menyimpulkan bahwa pembelajaran sosial kedamaian yang berperspektif gender bukan hanya tentang menambahkan "perempuan" ke kurikulum, tetapi tentang secara fundamental menata ulang pemahaman kita tentang perdamaian dan konflik, mempromosikan keadilan gender sebagai komponen inti dari perdamaian yang berkelanjutan dan inklusif, sehingga memberdayakan semua individu untuk menjadi agen perubahan yang efektif.

 

Keywords

Gender, Kedamaian, Perspektif Feminis, Pembelajaran Sosial, Kekerasan Berbasis Gender.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.