EKONOMI POLITIK KEDAMAIAN: IMPLIKASI DISPARITAS EKONOMI TERHADAP PEMBELAJARAN SOSIAL.

Autor(s): Munti Kunmiati

Abstract

Disparitas ekonomi sering disebut sebagai akar penyebab konflik dan ketidakstabilan sosial, namun implikasi spesifiknya terhadap efektivitas dan aksesibilitas inisiatif pembelajaran sosial kedamaian seringkali kurang dieksplorasi. Memahami ekonomi politik perdamaian sangat penting untuk merancang program pendidikan perdamaian yang adil dan berdampak. Studi interdisipliner ini menggunakan kerangka ekonomi politik, mengintegrasikan konsep dari ekonomi pembangunan, ilmu politik, dan studi perdamaian. Penelitian ini menganalisis data ekonomi makro bersama dengan studi kasus kualitatif komunitas yang mengalami tingkat ketidaksetaraan ekonomi yang bervariasi. Penelitian ini mengkaji bagaimana distribusi sumber daya, akses ke peluang, dan keluhan ekonomi memengaruhi kohesi sosial, kepercayaan, dan penerimaan populasi terhadap pesan pendidikan perdamaian. Temuan mengungkapkan korelasi yang kuat antara disparitas ekonomi dan peningkatan ketegangan sosial, seringkali menyebabkan berkurangnya keterlibatan dalam upaya pembangunan perdamaian dan peningkatan kerentanan terhadap narasi yang memecah belah. Komunitas yang menghadapi kesulitan ekonomi parah mungkin memprioritaskan kelangsungan hidup dasar daripada pendidikan perdamaian, sementara ketidaksetaraan struktural dapat melanggengkan siklus kekerasan dengan membatasi akses ke pendidikan berkualitas dan menumbuhkan kebencian. Pembahasan menekankan bahwa pembelajaran sosial kedamaian yang efektif tidak dapat beroperasi dalam ruang hampa; ia harus diintegrasikan dengan strategi pembangunan sosial-ekonomi yang lebih luas yang mengatasi ketidaksetaraan sistemik. Kebijakan yang mempromosikan distribusi sumber daya yang adil, pertumbuhan ekonomi yang inklusif, dan keadilan sosial adalah prasyarat untuk menciptakan lingkungan di mana pendidikan perdamaian dapat benar-benar berkembang. Perspektif ini menganjurkan pendekatan holistik di mana pendidikan perdamaian dipandang bukan hanya sebagai alat pedagogis, tetapi sebagai komponen integral dari strategi komprehensif untuk pembangunan manusia berkelanjutan dan pencegahan konflik, mengakui kondisi material yang membentuk pembelajaran sosial.

 

Keywords

Ekonomi Politik, Disparitas Ekonomi, Pembelajaran Sosial Kedamaian, Konflik, Keadilan Sosial.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.