MEMANFAATKAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) DALAM DISEMINASI PEMBELAJARAN SOSIAL KEDAMAIAN.
Abstract
Potensi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk memperluas jangkauan dan dampak pembelajaran sosial kedamaian masih belum sepenuhnya dimanfaatkan, terutama di wilayah dengan infrastruktur pendidikan tradisional yang terbatas. TIK menawarkan peluang unik untuk mengatasi hambatan geografis, meningkatkan aksesibilitas materi, dan menumbuhkan interaksi partisipatif. Penelitian ini menggunakan tinjauan sistematis terhadap literatur yang ada, menganalisis studi kasus dan proyek percontohan yang telah berhasil mengintegrasikan TIK dalam diseminasi pendidikan perdamaian di berbagai konteks global. Metode ini mengidentifikasi jenis TIK yang digunakan (misalnya, platform daring, aplikasi seluler, media sosial, radio digital), metodologi pedagogis yang diterapkan, dan tantangan serta keberhasilan yang dihadapi. Temuan menunjukkan bahwa TIK secara signifikan dapat meningkatkan diseminasi pembelajaran sosial kedamaian dengan memfasilitasi akses ke sumber daya pendidikan, memungkinkan dialog lintas budaya, dan mendukung jaringan pembelajar. Platform daring, khususnya, terbukti efektif untuk pelatihan guru dan pengembangan kurikulum, sementara media sosial dapat memobilisasi kampanye kesadaran. Pembahasan menyoroti bahwa implementasi TIK yang berhasil membutuhkan pertimbangan yang cermat terhadap kesenjangan digital, relevansi konten, dan kebutuhan akan dukungan teknis. Penting untuk mengadopsi pendekatan hibrida yang menggabungkan pembelajaran daring dengan interaksi tatap muka bila memungkinkan, dan untuk merancang konten yang menarik secara interaktif. Makalah ini menyimpulkan bahwa TIK bukan hanya alat tetapi merupakan katalis transformatif untuk diseminasi pembelajaran sosial kedamaian, yang mampu menjangkau audiens yang lebih luas dan menumbuhkan budaya perdamaian global, asalkan strategi implementasinya inklusif dan berkelanjutan.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













