KURIKULUM TERSEMBUNYI DALAM PENDIDIKAN KEDAMAIAN: MEMBONGKAR BIAS DAN PRASANGKA.

Autor(s): Nurul Hidayati

Abstract

Selain kurikulum formal, sekolah dan lembaga pendidikan seringkali memiliki "kurikulum tersembunyi" yang secara tidak sengaja menyampaikan nilai-nilai, norma, dan sikap melalui praktik sehari-hari, interaksi guru-siswa, dan struktur kelembagaan. Dalam konteks pendidikan kedamaian, kurikulum tersembunyi ini dapat secara tidak sengaja melanggengkan bias, prasangka, atau bahkan dinamika konflik. Penelitian ini bertujuan untuk membongkar kurikulum tersembunyi dalam pendidikan kedamaian dan mengidentifikasi bagaimana hal itu dapat memengaruhi pembentukan sikap dan perilaku damai. Studi ini menggunakan pendekatan etnografi di dua sekolah menengah yang berbeda, melibatkan observasi kelas, wawancara dengan siswa dan guru, dan analisis materi sekolah yang tidak resmi (misalnya, buletin, pengumuman). Temuan menunjukkan bahwa bias dan prasangka dapat diperkuat melalui interaksi guru yang tidak disengaja, representasi yang tidak seimbang dalam materi pelajaran, atau kurangnya ruang untuk dialog terbuka tentang isu-isu sensitif. Misalnya, kurangnya diskusi tentang konflik lokal atau stereotip yang tidak disadari yang diungkapkan oleh pendidik dapat merusak pesan perdamaian yang eksplisit. Pembahasan menekankan perlunya kesadaran kritis terhadap kurikulum tersembunyi dan upaya yang disengaja untuk menyelaraskannya dengan tujuan pendidikan kedamaian. Ini membutuhkan pelatihan guru yang berfokus pada refleksi diri, kepekaan budaya, dan penciptaan lingkungan belajar yang inklusif. Studi ini menyimpulkan bahwa untuk pendidikan kedamaian yang efektif, penting untuk tidak hanya merancang kurikulum formal yang kuat tetapi juga untuk secara proaktif memeriksa dan membentuk kembali kurikulum tersembunyi, memastikan bahwa seluruh pengalaman belajar menumbuhkan nilai-nilai toleransi, rasa hormat, dan pemahaman, sehingga memperkuat pembelajaran sosial kedamaian secara holistik.

 

Keywords

Kurikulum Tersembunyi, Pendidikan Kedamaian, Bias, Prasangka, Lingkungan Belajar.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.