SERTIFIKASI HALAL UMKM: TANTANGAN DAN STRATEGI IMPLEMENTASI

Autor(s): Nadine Fauziyah Ramadhani

Abstract

Sertifikasi halal merupakan elemen krusial bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia untuk meningkatkan daya saing dan menembus pasar yang lebih luas, sejalan dengan mandatory sertifikasi halal yang akan berlaku penuh. Meskipun demikian, implementasinya di lapangan masih menghadapi berbagai tantangan signifikan. Tantangan utama yang dihadapi UMKM meliputi biaya sertifikasi yang dianggap memberatkan, prosedur yang dinilai rumit dan berbasis digital, serta keterbatasan literasi mengenai pentingnya dan proses sertifikasi halal. Banyak pelaku UMKM juga mengalami kesulitan dalam menjamin konsistensi bahan baku yang bersertifikat halal dan memiliki keterbatasan sumber daya manusia untuk mengelola Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH). Menjawab tantangan ini, pemerintah melalui Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) telah meluncurkan berbagai strategi implementasi. Strategi utamanya adalah program Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI) melalui skema self-declare yang didampingi oleh Pendamping Proses Produk Halal (P3H) untuk menekan biaya dan menyederhanakan prosedur bagi usaha mikro dan kecil. Selain itu, pemerintah menggencarkan sosialisasi dan edukasi, memperbanyak jumlah Lembaga Pemeriksa Halal (LPH), serta mendorong kolaborasi dengan pemerintah daerah, BUMN, dan swasta untuk menyediakan fasilitasi pembiayaan. Penguatan infrastruktur digital melalui platform SIHALAL dan rencana pemanfaatan teknologi blockchain juga menjadi bagian dari strategi untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi. Keberhasilan strategi ini sangat bergantung pada sinergi antar pemangku kepentingan dan peningkatan kapasitas UMKM agar dapat beradaptasi dan memanfaatkan fasilitas yang tersedia.

 

Keywords

Sertifikasi Halal, UMKM, Tantangan, Strategi Implementasi, BPJPH, Self-declare.

Full Text:

PDF

References

Aini, Q., & Santoso, I. R. (2023). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat UMKM dalam Mengajukan Sertifikasi Halal. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam, 9(1), 88-102.

Amirullah, M. K. (2023). Penerapan Sertifikasi Halal Bagi Pelaku Usaha Mikro Kerupuk Kulit di Kota Tangerang Selatan. (Skripsi, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta).

Arifin, H. (2023). Analisis Sistem Sertifikasi Halal Kategori Self Declare. Sinomika Journal: Publikasi Ilmiah Bidang Ekonomi dan Akuntansi, 1(5), 1173–1180.

Arrozaq, I. K. (2023). Peran Sertifikasi Halal dalam Meningkatkan Daya Saing UMKM pada Sektor Industri Makanan dan Minuman di Kabupaten Kendal. (Skripsi, Universitas Islam Sultan Agung Semarang).

Arsyianti, L. D. A., & Aurahma, S. E. (2023). Urgensi Edukasi dan Pemasaran Guna Meningkatkan Partisipasi UMKM dalam Sertifikasi Halal. Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah, 8(1), 329-342.

Astuti, R. P., Armanu, Wijayanti, R., & Yuniarinto, A. (2023). The Halal Certification Essence in Manufacturer's Perspective (A Phenomenology Study). Journal of Professional Business Review, 8(5), 1-18.

Badriyah, N., et al. (2023). Manajemen Strategi Pembagian Sertifikasi Halal bagi Pelaku UMKM Guna Mendorong Ekonomi Mandiri. Jurnal Inovasi Daerah, 3(2), 110-125.

Hakim, L., et al. (2023). Efektivitas Program Pendampingan Proses Produk Halal (PPH) bagi UMKM. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 8(3), 450-462.

Hariani, D. (2023). Potensi dan Strategi Pengembangan UMKM Halal di Indonesia. Jurnal Ilmu Ekonomi Manajemen dan Akuntansi (JEMA), 12(1), 78-90.

Hidayati, R., et al. (2023). Analisis Kontribusi UMKM terhadap Perekonomian Indonesia dan Tantangan Sertifikasi Halal. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 21(1), 55-68.

Hidayat, T., & Sari, D. P. (2023). Implementasi Kebijakan Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI) dan Dampaknya Terhadap UMKM. Jurnal Kebijakan Publik, 14(2), 134-145.

Iswantoro, I. (2023). Peran Satuan Tugas Sertifikasi Halal Kementerian Agama dalam Akselerasi Sertifikasi Halal UMKM. Jurnal Administrasi Publik, 19(2), 201-215.

Khairawati, S., et al. (2023). Kendala Sertifikasi Halal Pada UMKM di Indonesia: Sebuah Kajian Literatur. Jurnal Akuntansi, Manajemen dan Ilmu Ekonomi (Jasmien), 5(2), 242-256.

Nuzula, N. F., & Khasanah, U. (2023). Urgensi Sertifikasi Halal dalam Perspektif Etika Produksi dan Perlindungan Konsumen. Journal of Islamic Economics and Philanthropy, 6(2), 198-212.

Pramudita, A., & Wijaya, F. (2023). Digitalisasi Proses Sertifikasi Halal: Peluang dan Tantangan bagi UMKM. Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi, 14(1), 30-42.

Saefullah, A., et al. (2023). Model Kolaborasi Pentahelix dalam Fasilitasi Pembiayaan Sertifikasi Halal untuk UMKM. Jurnal Inovasi Ekonomi, 8(4), 512-525.

Santoso, J. (2023). Persepsi Pelaku UMKM Terhadap Dukungan Pemerintah dalam Proses Sertifikasi Halal. Jurnal Studi Pemerintahan, 14(1), 88-103.

Siahaan, A. P. U., & Nasution, M. I. (2023). Analisis Problematika Implementasi Self Declare dalam Sertifikasi Halal UMKM. Al-Muzara'ah, 11(1), 75-90.

Utami, S. N., & Syah, A. (2023). Peran Penyelia Halal dalam Menjamin Keberlangsungan Sistem Jaminan Produk Halal di UMKM. Jurnal Manajemen Kualitas, 11(2), 150-163.

Yanti, D. R., & Fitria, T. N. (2023). Kajian Sertifikasi Halal Gratis (Sehati) Dengan Skema Self Declare Pada UMKM Dapur Mimi. Jurnal Ilmiah Pangan Halal, 5(1), 6-15.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.