ANALISIS PERAN PENDIDIKAN ISLAM DALAM PENCEGAHAN RADIKALISME
Abstract
Radikalisme yang mengatasnamakan agama merupakan ancaman serius bagi keharmonisan dan keutuhan bangsa. Fenomena ini seringkali menyasar generasi muda yang berada dalam fase pencarian identitas, dengan memanfaatkan penafsiran ajaran agama yang sempit, kaku, dan eksklusif. Analisis ini mengkaji peran vital Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai benteng pertahanan utama dalam upaya pencegahan dan deradikalisasi. PAI tidak boleh hanya berfokus pada aspek ritual-formal, melainkan harus secara proaktif menanamkan esensi ajaran Islam yang rahmatan lil 'alamin (rahmat bagi seluruh alam). Kunci utama dalam pencegahan radikalisme melalui PAI adalah penguatan konsep Islam Wasathiyyah (Islam Moderat), yang mencakup nilai-nilai fundamental seperti tawassuth (moderat), tasamuh (toleransi), tawazun (keseimbangan), dan i'tidal (keadilan). Analisis ini menunjukkan bahwa strategi pencegahan radikalisme memerlukan revitalisasi kurikulum PAI yang mengintegrasikan pemahaman konteks sejarah turunnya ayat (asbabun nuzul), mendorong kemampuan berpikir kritis untuk membongkar narasi ekstremis, serta memperkuat wawasan kebangsaan (hubbul wathan minal iman). Peran guru PAI sebagai teladan yang moderat dan inklusif menjadi sangat sentral. Dengan demikian, PAI yang efektif mampu membentuk pelajar yang tidak hanya memiliki pemahaman agama yang mendalam, tetapi juga berkarakter kuat, toleran, dan berkomitmen menjaga perdamaian dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Abdullah, M. A. (2023). Revitalisasi Peran Guru PAI dalam Menanamkan Nilai-Nilai Islam Wasathiyyah di Era Digital. Jurnal Pendidikan Islam Progresif, 7(1), 44-59.
Adnan, M., & Hidayat, R. (2023). Strategi Deradikalisasi di Lingkungan Sekolah: Implementasi Kurikulum PAI Berbasis Moderasi Beragama. Jurnal Studi Keamanan dan Deradikalisasi, 5(2), 110-125.
Al-Ghazali, F. (2023). Membumikan Konsep Tasamuh (Toleransi) dalam Pembelajaran Fiqih untuk Mencegah Sikap Ekstremisme. Al-Manar: Jurnal Kajian Fiqih dan Hukum Islam, 9(1), 78-94.
Anwar, S., & Prasetyo, B. (2023). Pendidikan Agama Islam sebagai Kontra-Narasi terhadap Ideologi Radikal di Kalangan Pelajar. Islamica: Jurnal Studi Keislaman, 18(2), 201-218.
Fahmi, I. (2023). Internalisasi Wawasan Kebangsaan melalui Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) sebagai Upaya Preventif Radikalisme. Tawarikh: Jurnal Sejarah dan Pendidikan Sejarah, 15(1), 30-45.
Hakim, L., & Wibowo, A. (2023). Penguatan Kapasitas Guru dalam Pendidikan Islam Moderat. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 8(1), 67-84.
Hasanah, U. (2023). Peran Organisasi Ekstrakurikuler Keagamaan dalam Membangun Karakter Siswa yang Moderat dan Inklusif. Jurnal Pendidikan Karakter, 13(2), 155-170.
Irfan, M. (2023). Analisis Kritis terhadap Materi Ajar PAI: Menelisik Potensi Narasi Intoleran dan Upaya Perbaikannya. Jurnal Evaluasi Pendidikan Islam, 6(1), 50-66.
Jamil, M. (2023). Model Pendidikan Pesantren dalam Membentengi Santri dari Paham Radikalisme Transnasional. Turats: Jurnal Studi Kepesantrenan, 11(2), 188-204.
Kurniawan, A. (2023). Pendidikan Islam dan Tantangan Radikalisme Siber: Strategi Penguatan Literasi Kritis di Kalangan Remaja. Jurnal Sosiologi Agama, 17(1), 95-112.
Maharani, D., & Rahmaniar, A. (2023). Pemahaman Islam Rahmatan Lil Alamin sebagai Fondasi Pencegahan Radikalisme di Kalangan Remaja. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling, 9(2), 134-148.
Mubarok, A. Z. (2023). Mengajarkan Asbabun Nuzul dan Kontekstualisasi Ayat-Ayat Jihad dalam Pendidikan Agama Islam. Jurnal Studi Al-Qur'an, 19(1), 70-88.
Munir, M. (2023). Kolaborasi Tripusat Pendidikan (Sekolah, Keluarga, Masyarakat) dalam Program Pencegahan Radikalisme. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 11(2), 250-265.
Qodir, Z. (2023). Dari Eksklusivisme Menuju Inklusivisme: Transformasi Pemikiran Keagamaan melalui Dialog Antariman di Sekolah. Dialogia: Jurnal Studi Islam dan Sosial, 21(1), 1-20.
Rahman, F. (2023). Implementasi Nilai-Nilai Pancasila dalam Pendidikan Agama Islam untuk Memperkuat Jati Diri Bangsa. Edukasi: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan, 21(1), 18-33.
Ridwan, M. (2023). Peran Kepala Sekolah dalam Menciptakan Iklim Sekolah yang Toleran dan Anti-Radikalisme. Jurnal Kepemimpinan Pendidikan, 6(2), 199-215.
Siregar, A. H. (2023). Pengembangan Bahan Ajar PAI yang Mengintegrasikan Nilai Moderasi dan Anti-Kekerasan. Jurnal Inovasi Pembelajaran PAI, 4(1), 60-75.
Sulaiman, R. (2023). Efektivitas Metode Pembelajaran Berbasis Studi Kasus dalam Mengajarkan Isu-Isu Kontemporer Terkait Radikalisme. At-Tarbawi: Jurnal Kajian Pendidikan Islam, 8(2), 145-160.
Supriyadi, T. (2023). Pendekatan Pedagogis dan Kultural dalam Deradikalisasi di Institusi Pendidikan. Jurnal Tinta: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Keislaman, 2(1), 1-15.
Wani, H. A. (2023). Menanamkan Nilai-Nilai Perdamaian dalam Islam melalui Kisah-Kisah Nabi dan Sahabat. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Islam, 7(1), 88-102.
Refbacks
- There are currently no refbacks.













